Titik Foto Balon Udara, Menyaksikan Keindahan Kota Tua Sawahlunto

0
Spot Foto Balon Udara
Spot Foto Balon Udara (via Haluan)

Salah satu objek wisata yang tidak bisa dilewatkan saat berwisata ke Sawahlunto adalah Puncak Cemara. Anda bisa menyaksikan setiap sudut kawasan Kota Tua Sawahlunto dari sini.

Memasuki libur lebaran kali ini, pengelola menambah titik foto baru “Balon Udara” dan juga gantole. Wisata Anda di Puncak Cemara juga akan diiringi dengan musik modern dan tradisional yang memanjakan. Ayunan cacaga (cameh cameh galak), ayunan diketinggian akan memacu adrenalin siapa saja yang berani untuk mencobanya.

“Selain puncer, juga ada destinasi wisata lainnya, yakni Museum Gudang Ransoem, Lubang Tambang Mbah Soreo, Museum Kereta Api dengan lokomotif Mak Itam, Desa Wisata Rantih, Taman Satwa Kandi, Camping Ground, Waterboom The Unique Park, Taman Buah Kandi dan Site Geopark Batu Runciang Silungkang,” ujar Beni Daswin, Kasi Objek Wisata Dinas Pariwisata Kota Sawahlunto, dikutip dari harianhaluan.com.

Di Sawahlunto juga sebutnya, wisatawan akan dimanjakan dengan berbagai bangunan tua khas peninggalan kolonial Belanda. Kawasan yang biasa disebut “The litle dutch in west Sumatra” itu traveller bisa ber swa foto mengabadikan keindahan banguan kota tua yang tengah berjuang menjadi kota tua warisan dunia yang diakui Unesco.

Paket lengkap wisata Sawahlunto semakin komplit dengan gugusan site Geopark yang merupakan bebatuan purba yang membentang disepanjang Sawahlunto. Batu Runciang di Silungkang bisa dijangkau oleh wisatawan di Lintas Sumatra baik dari arah Solok maupun Sijunjung.

“Sawahlunto juga telah ditetapkan sebagai kawasan Geo Park Nasional, salah satunya kawasan Batu Runciang Silungkang,” ujarnya.

Kadis Pariwisata Sawahlunto, Efriyanto menambahkan, tak lengkap kiranya berwisata ke Sawahlunto jika tidak mengunjungi kawasan wisata Kandi, koleksi satwa yang dimiliki bisa menjadi wisata edukasi bagi wisatawan yang berkunjung.

Selain wisata satwa, juga bisa menikmati wahana wisata air di Danau Tandikek yang merupakan danau bekas penggalian batubara. Kita bisa mencoba Banana boat, Dragon Boat, sepeda air dan lainnya.

“Yang paling menarik nantinya, akan adanya koleksi baru satwa, yakni Harimau yang diberi nama si Boncah, namun sampai saat ini masih menunggu informasi dari pihak balai konservasi Bukittinggi. Si Boncah sendiri merupakan anak harimau yang tertangkap di Desa Taratak Bancah dan di konservasi di Taman Satwa Bukittinggi,” tuturnya.

Masih dikawasan Kandi, juga ada wahana camping ground yang menyediakan camping glamour. Tak jauh dari situ tak lengkap pula sebelum singgah di Taman Buah Kandi sembari melayangkan pandangan ke Danau Kandi. Dan tak lupa jangan lewatkan berwisata ke desa wisata Rantih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.